Pameran bonsai dan tanaman hias di Tulungagung. Pagi-pagi scroll ig lalu sekilas lihat postingan di instagram lokal. Wah seru nih, batinku. Hari ini ada pameran bunga dan bonsai. Pameran ini tepatnya diadakan di Gor Lembupeteng, Kabupaten Tulungagung. Pameran ini berlangsung selama tiga hari pada tanggal 12-14 Desember 2021.
Wah, saya langsung share di grup whatsapp, siapa tau teman saya ada yang mau ikut. Beruntung salah satu teman saya mau menemani saya, karena dia juga suka sekali dengan tanaman hias. Saya dan teman saya sebut saja annisa, berangkat pukul 9 pagi. Kami berdua berangkat menggunakan motor.
Perjalanan dari rumah menuju lokasi membutuhkan waktu 30 menit. Setelah tiba di lokasi, saya memarkirkan motor kemudian masuk ke salah satu stan. Oh iya gaes, fyi aja ya… Untuk memasuki area pameran bunga tidak dikenai biaya tiket, alias gratis. Hal penting yang harus dicatat, kalau bisa kalian datang pas pagi hari ya. Panas sekali kalau kalian datang jam 10 keatas. Kalian mungkin juga bisa mensiasati panas matahari menggunakan topi dan masker.
Stan pertama kali yang saya kunjungi adalah stan milik petani bonsai asal kota Trenggalek. Di stan tersebut terdapat banyak bonsai pohon dengan kisaran harga 200 ribu hingga 15 juta rupiah. Harga yang dibandrol oleh petani, berdasarkan lama pembuatan hingga kualitas bonsai itu sendiri. Bonsai yang memiliki harga mahal biasanya memiliki kualitas dan bentuk seperti di alam. Jadi, semakin bonsai itu terlihat alami dan memiliki presisi yang baik, maka harganya akan semakin mahal. Selain bonsai yang siap jual, di stan tersebut juga menjual bakal tanaman. Bakal tanaman bonsai tersebut dijual dengan harga 15 ribu rupiah.
Kontes bonsai diikuti oleh berbagai kalangan peminat dan petani bonsai. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kontes maka bisa mendaftarkan diri atau bertanya kepada panitia. Bonsai yang dilombakan tidak dibatasi jenis dan ukuran pohonnya.

Selain banyak stan bonsai, terdapat juga stan para penjual bunga pot plant beserta alat-alat berkebun. Penjual bunga dipameran ini bergabung dalam satu kominitas penjual tanaman hias yang di sebut “SRANDUL”. Srandul sendiri memiliki kepanjangan srawung ndulur Tulungagung. Berdasarkan informasi yang saya dapat, komunitas ini baru saja didirikan. Selain itu, komunitas ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung asalkan memiliki kegiatan jual beli tanaman hias, baik online maupun offline.
Tanaman yang banyak dijual di sini berasal dari berbagai jenis. Beberapa diantaranya adalah jenis orchid atau anggrek-angrekan. Anggrek yang dijual adalah anggrek botol, pra dewasa, hingga yang sudah berbunga. Selain itu, dijual juga jenis aroid yaitu talas, monstera, syngoniun, serta jenis kaktus dan jenis peperomia. Kisaran harga yang ditawarkan mulai dari 5 ribu rupiah untuk jenis syngonium mini, sampai ratusan ribu untuk jenis tanaman variegata.
Kalian juga dapat melengkapi koleksi tanaman yang sudah kalian beli dengan berbagai jenis pot dan media tanam. Karena di sini juga menyediakan media pakis, turus, batuan, coco fiber, kokedama. Untuk perawatan dan kesehatan tanaman, kalian tidak perlu khawatir, karena disediakan juga penjelasan perawatan serta beberapa jenis vitamin, hormon serta insektisida bagi tanaman.
Jadi gaes, begitulah pengalaman saya mengunjungi pameran bunga dan bonsai di Gor Lembupeteng Kabupaten Tulungagung. Pameran ini akan sering diadakan dan mungkin akan menjadi pameran yang lebih besar dan diikuti peserta dari kota lain. Jadi kalau kalian mampir di kota Tulungagung, bisa sekalian datang dan membeli bunga sebagai oleh-oleh.
Komentar
Posting Komentar