Langsung ke konten utama

Review Hanasui Egg White Peel Off Mask

 Hanasui masker peel off dengan kandungan egg white. Kalian kaum wanita tentunya sangat perhatian dengan kondisi kulit wajah bukan?. Nah, sama nih saya juga seringkali mengambil kaca hanya untuk memastikan apakah kondisi wajah saya sedang oke atau tidak. Apalagi kalau sering melakukan aktivitas diluar ruangan, seperti bekerja dilapang.

Biasanya untuk menjaga kulit tetap lembab dan tidak belang, saya menggunakan masker setelah seharian beraktifitas di luar ruangan. Bukan hanya untuk membersihkan kulit, tapi juga lumayan untuk mendinginkan suasana hati dan kepala 😄.

Salah satu produk yang pernah saya gunakan untuk masker wajah adalah produk dari Hanasui Egg White Peel Off Mask. Poduk ini dapat ditemui di toko skincare terdekat atau di marketplace. Untuk saat ini, masker hanasui tersebut dibandrol dengan kisaran harga Rp. 11.000. Produk ini tergolong murah dengan berat produk (netto) 80-85 gram. Tentunya sudah terdaftar oleh lembaga BPOM.

Hanasui Egg White Peel Off Mask memiliki kandungan aqua, polivynyl alcohol, PVP, alcohol denat, glycerin, PEG-40 hydrogenated castor oil, albumen, phenoxyethanol, niacinamide, allatoin, xanthan gum, citric acid, fragrance, tetrasodium EDTA.

Cara penggunaan masker ini sangat mudah teman. Kalian hanya perlu mengoleskan pada bagian wajah kecuali area bibir dan mata. Masker ini dapat mengering dalam waktu 20-25 menit. Lalu, kalian dapat mengangkat masker yang telah mengering tersebut. Berdasarkan klaim dari kemasan produk, masker ini dapat mengangkat sel kulit mati serta mengencangkan kulit. Apakah benar demikian?

Berdasarkan testimoni pada kulit wajah saya yang cenderung normal to dry, produk ini lumayan dapat mengangkat kotoran pada kulit. Selain, itu untuk penggunaan rutin juga dapat membuat kulit sedikit lebih cerah. Saya menggunakana amsker ini hanya 1 kali dalam satu minggu hingga habis. Salah satu yang saya sukai dari masker ini adalah karena merupakan masker peel off mask. Jadi sembari rebahan saya bisa membersihkan masker ini dengan tangan kering. Wajah seperti ditarik dan tidak memberikan efek panas pada wajah. Untuk pembersihan wajah lebih lanjut dapat menggunakan air dan sabun wajah.

Bagi kalian yang tidak menyukai bau yang sedikit menyengat, produk ini memiliki bau yang khas dan unik ya hehe. Tapi untuk saya pribadi tidak menjadi masalah. Saya sebagai penyuka produk skincare ramah kantong, akan memilih untuk membeli kembali produk ini dan memasukkan dalam daftar belanja 🙂.

Lalu bagaimana teman apakah kalian berniat untuk mencoba?. Buat pengingat aja, tidak semua kulit memiliki respon yang sama untuk produk kecantikan. Coba komen dan tulis pengalaman kalian di kolom komentar ya… See u 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi sewa mobil di Bali dan sekitarnya lepas kunci 24 jam

       Bagi kalian warga luar pulau yang ingin liburan ke Bali tentunya menginginkan transportasi yang mudah bukan?. Anda berada ditempat yang teepat kawan. Berikut rekomendasinya, alamat, serta nomer telepon yang dapat dihubungi. Sumber: Azkarental.com 1.       Sewa Mobil Candra Tour Rental Tempat ini adalah rekomendasi pertama tempat penyewaan mobil lepas kunci. Chandra Tour Rental memiliki review bintang 5 dari penggunanya. Hmmm lumayan rekomended sekali kawan. Chandra Tour Rental memiliki alamat di jalan Gang Catur Warga No. 17X, Pamogan Denpasar, Kota Denpasar, Bali 80221. Candra Tour Rental memiliki jam buka selama 24 jam. Anda dapat mengatur reservasi dengan menghubungi nomer 081239888899. Area pelayanan Candra Tour Rental adalah daerah Uluwatu. 2.       Bali Matic Car Rental (BMC) BMC merupakan tempat rekomendasi kedua setelah Candra Tour Rental. Hal ini berdasarkan jumlah rating 4,9 yang diberikan ole...

Alam Kitchen the Hidden Kuliner di Tulungagung

  Hari Sabtu tanggal 25 Desember 2021, saya dan teman-teman saya lagi nongkrong rutin sambil berkeliling kota. Tujuan kami bertemu kali ini adalah untuk memberikan ucapan selamat dan semangat untuk salah satu teman kami yang bernama Macha. Macha bekerja sebagai barista di salah satu gerai kopi di kota Tulungagung. Karena beberapa hal, dia harus pindah ke kota Jogjakarta untuk memulai perkerjaan yang sama sebagai barista disebuah resto. Singkat cerita, setelah bebarapa lama mengobrol, salah satu teman saya yang lain ingin membeli makanan. Dia sudah lapar sejak pertama kali kami duduk di dalam kafe. Setelah itu, kami mencari referensi tempat makan yang ada di sekitar kafe tersebut. Berdasarkan rekomendasi teman saya yang bernama Macha, kami akhirnya mencari informasi tentang Alam Kitchen. Alam Kitchen, sangat direkomendasikan oleh teman saya tersebut. Karena saya sering melihanya update story di instagram dan whatsapp tentang Alam Kitchen, munculah rasa kepo ingin datang kesana. Titi...